Bukan Sekadar Ujian! Inilah Perjalanan ANBK Paket A, B, dan C di PKBM Alfatihah - PKBM Alfatihah
Bukan Sekadar Ujian! Inilah Perjalanan ANBK Paket A, B, dan C di PKBM Alfatihah

Bukan Sekadar Ujian! Inilah Perjalanan ANBK Paket A, B, dan C di PKBM Alfatihah

Pkbm.alfatihahhomeschooling.com – Di tengah hiruk-pikuk kehidupan, di sebuah sudut penuh semangat belajar yang tak pernah padam, PKBM Alfatihah kembali menorehkan langkah penting: menyelenggarakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk warga belajar Paket A, B, dan C. Ini bukan sekadar ujian. Ini adalah perjalanan evaluasi, refleksi, dan perlawanan terhadap batasan usia dan waktu. Siapa bilang belajar hanya milik anak sekolah? Di PKBM, belajar adalah hak semua orang, tanpa batas.

Apa Itu ANBK, dan Kenapa Penting?

ANBK bukan seperti ujian pada umumnya. Tidak ada ranking. Tidak ada nilai kelulusan. Tapi dari sini, kita bisa melihat seberapa kuat daya pikir peserta didik dalam memahami bacaan (literasi) dan memecahkan persoalan logis (numerasi). Asesmen ini adalah cermin mutu pendidikan, bukan hanya di sekolah formal, tapi juga di PKBM, tempat orang-orang hebat berjuang mengejar ilmu di tengah keterbatasan.

Jadwal Pelaksanaan

PKBM Alfatihah melaksanakan ANBK dalam suasana tertib dan penuh antusiasme:

1. Paket A (setara SD): 24-25 September 2025

2. Paket B (setara SMP): 27-28 Agustus 2025

3. Paket C (setara SMA): 6-7 Agustus 2025

Seluruh proses dilaksanakan sesuai protokol teknis dari Kemendikbudristek. Siapa sangka? Mereka datang bukan untuk bersaing, tapi untuk mengubah hidup.

Mode Pelaksanaan & Persiapan

PKBM Alfatihah menggunakan mode daring, memanfaatkan laboratorium mini dengan laptop seadanya, namun dengan semangat luar biasa. Sebelum hari H, peserta mengikuti simulasi dan gladi bersih, karena sebagian besar baru pertama kali menyentuh sistem ujian komputerisasi.

“Awalnya takut, tapi ternyata asyik juga ya ujian pakai komputer!” — ungkap peserta Paket B.

Tujuan Kami Lebih dari Sekadar Nilai

Bagi kami di PKBM Alfatihah, ANBK adalah:

1. Cermin proses belajar, bukan penentu gagal atau lulus.

2. Kompas perbaikan mutu pembelajaran.

3. Sumber suara siswa tentang kondisi belajar mereka.

Dan yang paling penting:
Bukti bahwa pendidikan kesetaraan bukan pendidikan nomor dua.

Potret Hari Ujian: Diam Tapi Berbicara

Suasana ruang ujian sunyi… Tapi di balik layar monitor, ada cerita perjuangan yang tak terucap:

Semua itu adalah potret keberhasilan pendidikan yang tidak terlihat di atas kertas, tapi terpahat di hati.

Penutup: Dari PKBM untuk Indonesia

ANBK tahun ini mungkin hanya berlangsung dua hari, tapi semangat yang tumbuh dari proses ini akan terus menyala: di ruang belajar, di rumah peserta, di hati para tutor, dan dalam visi besar PKBM Alfatihah —
“Pendidikan untuk Semua, Tanpa Batas.”

Penulis: Pak Bim
Editor: Ghina Shelda Aprelka